Home » , » Panasonic Luncurkan Baterai Berukuran 20 mm Untuk Perangkat Wearable

Panasonic Luncurkan Baterai Berukuran 20 mm Untuk Perangkat Wearable

Written By Super Geek on 03 October 2014 | 22:37

Baterai panasonic CG-320
Perusahaan pembuat barang elektronik, Panasonic pada hari Jumat mengumumkan baterai lithium "pin-shaped" yang memiliki panjang 20 milimeter dengan diameter 3.5 milimeter, sekitar se per dua puluh ukuran baterai AAA. Panasonic mengatakan bahwa itu adalah baterai terkecil yang pernah dibuat dalam hal kapasitas volume.

Baterai dengan codename CG-320 memiliki kapasitas 13 mAh dan tegangan 3.75 V, yang memungkinkan penggunaan Bluetooth dan NFC (Near-Field Communication) terhubung dengan smartphone.

Baterai ini berbentuk compact dan beratnya ringan yang membuatnya sangat ideal untuk perangkat wearable seperti smart glasses, fitness bands, dan hearing aids serta electronic pens, menurut Panasonic.

Sementara bentuk compact baterai dapat membantu mengurangi ukuran perangkat wearable, kegunaan dan interface membantu menentukan seberapa tangguh baterai ini.

"Ukuran, yang terkecil dari jenisnya di industri, dapat memungkinkan desain produk yang lebih fleksibel, dan kekuatan tinggi dan stabilitas bentuk memberikan keandalan yang tinggi," kata seorang juru bicara Panasonic menulis dalam sebuah email.

Baterai ini juga dapat membantu mengurangi ukuran dan berat dari perangkat wearable, katanya, baterai ini mungkin saja termasuk dalam kategori untuk aplikasi Internet of Things (IoT).

Kapasitas CG-320 ini lebih rendah dibandingkan baterai perangkat wearable lainnya seperti Jawbone UP24 activity monitor's 32 mAh lithium-ion polymer battery.

Panasonic kini sedang mengembangkan dua baterai pin-shaped dengan berkapasitas 30 mAh dan 50 mAh. Keduanya sedikit lebih besar dan berat dari CG-320.

Ukuran dan daya baterai merupakan aspek utama dari perangkat wearable. Apple watch misalnya, kemungkinan akan membutuhkan isi ulang setiap hari, itu dapat dilihat sebagai kerumitan besar untuk perangkat yang relatif kecil.

Sejumlah upaya dan inovasi pada penggunaan material dan sistem konntrol sedang terus dikembangkan.

U.S. Department of Energy's Oak Ridge National Laboratory telah menguji baterai prototipe berdasarkan lithium carbon fluoride (CFx) rumus kimia yang bisa bertahan hingga 10 tahun tanpa memerlukan isi ulang.

Sedangkan Jawbone, dua kali lipat daya baterai dari UP24 sampai dua minggu melalui update firmware dengan algoritma yang ditingkatkan.

Baterai Panasonic ini mirip dengan baterai silinder konvensional lithium-ion. Baterai ini memiliki lembaran elektroda negatif dan positif melilit satu sama lain di dalam sebuah tabung stainless steel kecil.

Rencananya, Panasonic akan memproduksi masal baterai jenis ini, dengan produksi bulanan 100.000 unit dan pengiriman akan dimulai pada Februari. Sebelum itu, baterai CG-320 akan dipamerkan dalam Ceatec tech expo outside Tokyo minggu depan.

0 comments:

Post a Comment